RESENSI NOVEL
PESAN SINGKAT BERHARGA
Judul : Kehidupan di pintu kulkas (Life In The Refrigerator Door)
Pengarang : Alice Kuipers
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Halaman : 240 halaman
Terbit : Maret 2009
Claire merupakan seorang remaja berumur lima belas tahun. Claire tinggal bersama ibunya karena ayah dan ibunya telah bercerai, ibunya adalah seorang dokter kandungan. Claire dan ibunya hampir tiap hari tidak bertemu, jadi mereka hanya menulis pesan di pintu kulkas. Pesan-pesan yang berisikan tentang makanan atau sayuran yang harus dibeli, peter atau kelinci mereka yang harus dirawat, hasil belajar claire di sekolah, masalah cinta claire dan michael, dan juga tentang penyakit kanker payudara yang menggerogoti ibunya.
Terkadang claire marah kepada ibunya karena ibunya yang selalu sibuk dan tidak memerhatikannya. Jika claire meluangkan waktunya terkadang ibunya tidak bisa dan juga sebaliknya. Clairepun kadang tak bisa bercerita panjang lebar tentang kehidupannya di sekolah, apa yang dia lakukan selama ini dengan ibunya. Apakah yang akan terjadi kepada kehidupan mereka dan bagaimana keadaan ibunya selanjutnya yang mengidap kanker payudara?
Karya Alice Kuipers ini berbeda dari novel teenlit kebanyakan karena terkesan sangat singkat dan hampir tak menyentuh kata-kata puitis dan indah yang biasanya menjadi salah satu instrumen setia dalam kisah cinta yang mengharu biru. Tapi kita bisa temukan juga jejak-jejak cinta di antara singkat dan bergegasnya kehidupan yang dikisahkan di pintu kulkas itu. Dan meski tak satu kata puitis pun ditemukan di sana, Cucuran air mata dan hati yang diremas-remas, yang mengartikan cinta itu ada, dan akan tetap ada lama setelah kehidupan di pintu kulkas itu berakhir. Satu lagi yang membuat buku ini istimewa, setidaknya buku ini mengingatkan betapa banyak yang dapat dikatakan dalam begitu sedikit kata-kata, asalkan kita bersedia menyediakan waktu untuk mengatakannya.
0 komentar:
Posting Komentar